Gelas Arloji: Pengertian, Fungsi, Jenis, Cara Menggunakannya

Gelas Arloji

Gelas Arloji merupakan salah satu peralatan khusus dan penting di dalam sebuah proses pengujian di dalam laboratorium. Meski alat ini terlihat sangat sederhana, karena hanya terbuat dari bahan kaca tipis. Akan tetapi fungsinya sangat penting dan memiliki peran besar dalam penelitian.

Apa saja fungsinya? Berikut ini Kelasedu akan memberikan pembahasan mengenai pengertian, fungsi, jenis-jenis, cara menggunakan, gambar hingga harganya.

Pengertian Gelas Arloji

Apa itu Gelas Arloji? Gelas Arloji atau biasa disebut juga dengan kaca arloji merupakan sebuah peralatan di laboratorium yang berbentuk lingkaran. Umumnya alat ini berbentuk agak sedikit cekung pada satu sisi dan sisi lainnya berbentuk cembung. Alat ini biasa digunakan oleh analisis untuk kebutuhan penelitian.

Biasanya Gelas Arloji ini terbuat dari bahan kaca yang anti lengket untuk memungkinkan tidak ada bubuk yang tertinggal di permukaan kaca. Ketika digunakan oleh peneliti untuk menimbang bahan atau bubuk kimia yang dibutuhkan untuk penelitian.

Alat ini pun, masuk ke dalam klasifikasi alat gelas laboratorium dan mudah sekali pecah karena terbuat dari bahan yang terbilang cukup tipis. Sehingga dibutuhkan kehati-hatian untuk menggunakan alat yang satu ini.

Meskipun berbentuk seperti piring kecil yang rapuh karena terbuat dari bahan kaca. Namun Gelas Arloji ini memiliki banyak sekali fungsi sebagai pendukung proses penelitian.

Gambar Gelas Arloji

Kamu bisa lihat gambar Gelas Arloji yang sudah Kelasedu siapkan di bawah ini: 

Gambar 1

gelas arloji

Gambar 2

gelas arloji

Ukuran Gelas Arloji

Untuk ukurannya sendiri gelas ini memiliki ukuran yang cukup bervariasi. Karena bisa disesuaikan dengan kebutuhan, model hingga merknya. Namun secara umum, kaca gelas ini biasanya memiliki ukuran dengan diameter berkisar antara 20 mm hingga 50 mm.

Tentu, ada beberapa ukuran yang lebih kecil atau bahkan lebih besar hingga 100 mm, tergantung pada preferensi penggunanya.

Baca Juga : Labu Erlenmeyer

Fungsi Gelas Arloji

Fungsi lengkap dari kaca gelas ini, bisa kamu simak pada ulasan yang sudah Kelasedu siapkan di bawah ini:

1. Wadah untuk Menimbang Bahan Kimia

Ketika akan menimbang di neraca analitik, pastinya kamu akan membutuhkan wadah atau tempat untuk meletakkan sampel. Nah, maka bahan kimia biasanya akan diletakkan di atas permukaan kaca arloji lalu digunakan untuk menimbang bahan kimia. Untuk menemukan ukuran yang tepat.

Akan tetapi, yang perlu kamu perhatikan sebelum memasukkan bahan kimia ke dalam neraca analitik adalah, kamu harus melakukan kalibrasi pada neraca. Sehingga proses penimbangan tidak mengalami kesalahan.

Caranya adalah dengan memasukkan kaca ke dalam neraca lalu tekan tombol ‘tare’. Sehingga neraca analitik menunjukkan angka 0 mg. Kemudian, barulah kamu bisa melakukan penimbangan pada bahan kimia yang akan kamu gunakan.

2. Sebagai Penutup Gelas Beaker

Fungsi berikutnya dari Gelas Arloji juga bisa digunakan untuk menutup gelas beaker. Ada kalanya gelas beaker harus ditutup ketika di dalamnya terdapat bahan kimia yang memiliki sifat mudah menguap atau volatile.

Karena jika suatu bahan kimia yang bersifat volatile dan higroskopis dibiarkan begitu saja berinteraksi dengan udara yang ada di lingkungannya. Maka akan menyebabkan bahan kimia atau sampel penelitian tersebut menguap di udara begitu saja hingga habis.

Oleh sebab itu, kamu harus menutup gelas beaker agar bisa meminimalisir kontaminasi dengan udara atau lingkungan yang ada di sekitar.

3. Sebagai Tempat untuk Mengeringkan Bahan

Gelas Arloji juga bisa kamu gunakan sebagai tempat atau wadah untuk mengeringkan bahan kimia. Caranya adalah dengan meletakkan sampel pada permukaan kaca arloji lalu masukkan ke dalam desikator laboratorium.

Desikator ini sendiri merupakan alat yang dapat digunakan untuk mengeringkan bahan kimia. Dengan cara mengikat kadar air yang ada di dalam bahan kimia dengan sangat cepat, sehingga bisa membuat bahan kimia menjadi lebih cepat kering.

4. Menguapkan Zat Cair dalam Jumlah Kecil

Dengan bentuk lingkaran dan cekung, membuat alat ini bisa berfungsi sebagai tempat penampung bahan kimia sekaligus menguapkan zat cair dengan jumlah yang lebih kecil.

Jika proses pengeringan dapat dilakukan dengan menggunakan desikator, maka proses penguapan sendiri hanya akan menggunakan interaksi dengan lingkungan yang ada di sekitar.

Ukuran dari kaca arloji yang kecil ini, membuat proses penguapan hanya bisa dilakukan dalam skala kecil atau dalam volume yang terbilang sangat sedikit.

Jenis Jenis Gelas Arloji

Terdapat dua jenis umum dari kaca arloji ini berdasarkan bahan pembuatannya. Ada yang terbuat dari kaca dan ada juga yang terbuat dari bahan plastik. Meskipun sebagian besar penelitian lebih suka menggunakan bahan jenis kaca.

Berikut ini adalah beberapa jenis kaca arloji yang sudah Kelasedu rangkum untuk kamu:

1. Bahan Kaca

Jenis pertama adalah Gelas Arloji yang terbuat dari bahan kaca, bahan yang digunakan adalah jenis kaca yang terbuat dari soda lime. Bahan ini memiliki ketebalan 2 mm dan hadir dalam berbagai pilihan diameter. Mulai dari yang paling kecil 20 mm hingga ukuran paling besar mencapai 100 mm.

Selain itu, ada kaca gelas yang ukurannya lebih besar yakni hingga 150 mm bahkan ada kaca arloji duran dengan ukuran jauh lebih besar, berkisar 250 mm untuk diameternya. Selanjutnya ada kaca gelas yang terbuat dari bahan quartz yang ukurannya mencapai 120 mm.

Bahan ini cukup banyak digunakan karena memiliki ketahanan yang baik terhadap suhu atau temperatur yang tinggi. Kamu juga bisa menggunakan Gelas Arloji dengan bahan silica, kualitasnya yang tidak jauh berbeda dengan quartz membuat kaca gelas ini juga menjadi pilihan banyak orang.

2. Bahan Pelastik

Berikutnya ada Gelas Arloji yang terbuat dari bahan plastik, namun meski terbuat dari bahan plastik untuk kualitasnya sendiri, tidak terlalu buruk juga loh. Karena meski hanya terbuat dari bahan plastik namun faktanya, kaca arloji ini tetap bisa kamu gunakan untuk mendukung pekerjaan laboratorium tertentu.

Namun berbeda dengan kaca arloji yang terbuat dari bahan kaca yang bisa kamu pakai berkali-kali. Kaca arloji berbahan plastik umumnya hanya sekali pakai saja. Dan biasanya lebih sering digunakan pada kegiatan di luar laboratorium.

Bahan plastik yang digunakan memang tidak terlalu tahan dengan suhu tinggi. Meski begitu, alat ini juga tetap bisa kamu pakai di suhu 70° F hingga ke 275° F. Kamu juga bisa mencari kaca arloji berbahan plastik yang lebih tebal untuk menahan sinar UV.

Baca Juga : Sikat Tabung Reaksi

Cara Menggunakan Gelas Arloji

Untuk cara penggunaannya sendiri cukup mudah dan tidak jauh berbeda dengan alat lainnya. Hal terpenting yang harus kamu perhatikan adalah dengan menyesuaikan ukuran kaca dengan penggunaan atau kebutuhan.

Cara penggunaannya hampir sama dengan gelas ukur, kamu harus memastikan tangan sudah dalam keadaan bersih, lalu ambil bahan atau objek penelitian dengan menggunakan spatula. Kemudian letakkan bahan di atas permukaan gelas.

Karena terbuat dari bahan kaca yang mudah pecah, kamu juga harus hati-hati dalam memegang atau memindahkan kaca gelas ini ya. Selain itu, karena fungsi utama dari kaca arloji ini adalah untuk menimbang, maka pastikan kamu sudah tahu berat kosongnya terlebih dahulu.

Prinsip Kerja Gelas Arloji

Kaca arloji ini bekerja dengan prinsip sebagai berikut:

1. Pemindahan Zat Kimia

Kaca arloji ini menjadi tempat atau wadah terbaik dan paling aman untuk memindahkan zat kimia yang bersifat korosif atau bahaya dari satu tempat ke tempat lain.

2. Pengamatan Reaksi Kimia

Kamu bisa menggunakan alat ini untuk mengamati dan mempelajari reaksi kimia dengan meletakkan objek penelitian di atas permukaan kaca arloji. Lalu campurkan bahan kimia yang kamu butuhkan. Di sini kamu bisa memperhatikan reaksi yang akan terjadi dengan lebih detail dan aman.

3. Penggunaan dalam Laboratorium

Fungsi utama dari alat ini adalah untuk menampung dan menguji sejumlah kecil bahan kimia. Contohnya untuk mengukur volume serta mengaduk larutan.

4. Perlindungan dan Keamanan

Meski alat ini memiliki bentuk dan ukuran yang kecil, namun sebenarnya alat ini mampu memberikan perlindungan tambahan pada saat proses penelitian berlangsung. Apalagi penelitian di laboratorium sering menggunakan bahan kimia yang bersifat korosif.

Harga Gelas Arloji

Sama seperti peralatan laboratorium lainnya, alat ini juga memiliki harga yang bervariasi, tergantung dengan ukuran, bahan hingga merknya. Dan berikut Kelasedu sudah merangkum harga Gelas Arloji berdasarkan daftar harga yang ada di marketplace online:

Ukuran DiameterLazadaShopeeTokopedia
KecilRp. 7.500Rp. 9.000Rp. 9.000
SedangRp. 12.212Rp. 13.000Rp. 12.000
BesarRp. 21.900Rp. 20.000Rp. 21.000

Baca Juga : Tabung Reaksi

Kesimpulan

Alat kaca ini termasuk ke dalam kategori gelas laboratorium non volumetrik dengan bentuk pipih mirip dengan piring kecil. Fungsi Gelas Arloji ini adalah sebagai wadah bahan kimia untuk proses penimbangan, wadah untuk mengeringkan bahan kimia hingga menjadi penutup gelas beaker.