Passive Voice: Pengertian, Ciri-ciri, Rumus, dan Contoh Kalimat

Passive Voice

Tidak hanya bahasa Indonesia saja yang memiliki bentuk kalimat pasif, di bahasa Inggris juga memiliki materi yang serupa. Materi ini disebut passive voice. Kalimat pasif berbahasa inggris cukup unik karena bentuknya akan berubah-ubah sesuai dengan tensesnya.

Selain itu, kamu juga perlu menyiapkan diri dengan pengetahuan dan hafalan tentang verb-3 atau bentuk past participle. Pasalnya, materi ini memang akan selalu menggunakan bentuk verb tersebut. Berikut Kelasedu rangkum mengenai materi kalimat pasif.

Pengertian Passive Voice

Apa itu passive voice? Dalam bahasa Inggris, kalimat pasif mengutamakan objek yang menerima perlakuan sesuatu dari subjeknya. Itu sebabnya, objek akan menjadi subjek karena dinilai lebih menarik dan menjadi topik utama dari kalimat tersebut.

Kadang-kadang, perlakuan yang dilakukan oleh subjek utama pun tidak disebutkan karena tidak penting. Informasi di dalam kalimat pasif hanya mengutamakan perubahan yang dialami objek tersebut. Pihak yang mendapatkan perlakuan tersebut akan selalu disebutkan di awal kalimat.

Fungsi Fungsi Passive Voice

Passive Voice memiliki beberapa fungsi sebagai berikut:

1. Menggambarkan topik utama

Topik utama di dalam kalimat berbentuk passive voice adalah objek yang mendapatkan perlakuan, sehingga posisinya menjadi subjek. Sementara subjek asli yang melakukan sebuah perlakuan tertentu dianggap tidak terlalu penting untuk dimasukkan ke dalam kalimat.

2. Menjelaskan sebuah proses

Proses bisa digambarkan dengan menggunakan passive voice karena akan terlihat lebih natural. Subjek yang melakukan proses tersebut bisa jadi orang yang sama. Menggunakan kalimat aktif akan membosankan karena dimulai dengan subjek yang sama. Itu sebabnya, kalimat pasif digunakan.

3. Membuat kalimat menjadi lebih formal

Di dalam berbagai report text dan surat, maka isinya harus disampaikan dengan bentuk formal. Itu sebabnya, kamu perlu membuat kalimatnya dalam bentuk pasif. Hal ini membuat teks dan surat kehilangan kesan subjektif dan menimbulkan kesan yang lebih objektif.

Ciri-ciri Passive Voice

Ada beberapa Ciri-ciri Passive Voice yang harus kamu ketahui dan sudah kelasedu rangkum di bawah ini. Berikut ciri-cirinya:

1. Menggunakan verb-3

Ciri utama yang ada di dalam passive voice adalah kalimatnya menggunakan verb-3. Aturan ini berlaku untuk seluruh kalimat passive apapun jenis tensesnya. Itu sebabnya, kamu perlu menghafal sebagian besar verb berbentuk reguler dan irreguler.

2. Menggunakan to be

To be di dalam kalimat pasif bersifat wajib dan letaknya berada sebelum verb-3. To be akan selalu berubah-ubah, tergantung dari jenis tenses yang digunakan. Contohnya tenses simple present adalah is dan are, sementara untuk past tense adalah was dan were.

3. Menggunakan –by

Ciri lain yang menandakan sebuah kalimat termasuk ke dalam kategori passive voice adalah adanya kata –by yang menunjukkan siapa pelaku dari kalimat tersebut. Meski begitu, ciri ini termasuk opsional. Apabila dianggap tidak penting, bagian ini dihilangkan.

Baca Juga : Conditional Sentence

Rumus Passive Voice

Rumus passive voice hanya memiliki satu jenis saja, namun nanti berlaku untuk banyak tenses. Yang membedakan adalah jenis to be yang digunakan. Subject dalam kalimat adalah object dalam kalimat aktif, begitu juga sebaliknya. Rumusnya adalah:

Subject + to be + verb-3 + object

Pola Passive Voice

Pola Passive Voice adalah dasar dari struktur kalimat pasif yang sering digunakan dalam bahasa Inggris. Pemahaman pola ini penting untuk mengenali dan menggunakan kalimat pasif dengan benar. Berikut Pola Passive Voice:

1. Pola Simple Present Tense

Pola passive voice dengan menggunakan simple present tense adalah subject +  is/am/are + verb-3. Subject singular menggunakan is, subject plural menggunakan are, sementara am khusus untuk subject I. Contoh kalimatnya adalah:

– I am paid to check the students’ tests. (Aku dibayar untuk mengecek ujian para murid).

– Viona is known as a popular student in her school. (Viona dikenal sebagai murid populer di sekolah).

– He is disturbed by the sound of music from our neighbor. (Dia diganggu oleh suara musik dari tetangga).

– The shoes are washed every five days. (Sepatunya dicuci setiap lima hari).

– We are informed about it. (Kita diberitahu tentang hal tersebut).

– Deforestation is caused by illegal logging. (Penggundulan hutan disebabkan oleh aksi jual kayu ilegal).

2. Pola Present Continuous Tense

Kamu juga bisa membuat kalimat pasif dengan menggunakan present continuous tense. Pola kalimat yang digunakan adalah subject + is/am/are + being + verb-3. Kata being adalah yang membedakan antara simple present dan present continuous. Contohnya:

– The avocado is being blended by my younger sister. (Alpukatnya sedang diblender oleh adik perempuanku).

– My laptop is being used by my friend. (Laptopku sedang dipakai temanku).

– That case is being examined by the police officer. (Kasus itu sedang diperiksa oleh petugas polisi).

– The motorbike is being sold at the market. (Motor itu sedang dijual di pasar).

– The letter is being typed by the staff. (Surat itu sedang diketik oleh staff).

3. Pola Simple Past Tense

Membuat passive voice dengan simple past tense harus mengikuti rumus subject + was/were + verb-3. Bentuk ini digunakan untuk menggambarkan sebuah kejadian di masa lalu. Was digunakan untuk I, she, it dan he. Sementara we, you, dan they menggunakan were. Contoh:

– The bread was baked last night. (Rotinya dibuat semalam).

– The soup was cooked this morning. (Sup dimasak pagi ini).

– These pencils were made in Vietnam. (Pensil-pensil ini dibuat di Vietnam).

– Bali was visited by the president last month. (Bali dikunjungi presiden bulan lalu).

– I was paid to do some stuff by my mom. (Aku dibayar untuk melakukan sesuatu oleh ibuku).

4. Pola Past Continuous Tense

Pola untuk kalimat ini hampir mirip dengan versi present, hanya saja diganti dengan menggunakan was dan were. Pola utuhnya adalah subject + was/were + being + verb-3. Contohnya adalah:

– The meal was being cooked by my dad last night. (Makanannya sedang dimasak ayah saya semalam).

– The TV programs were being recorded at the same time. (Program-program TV itu sedang direkam di waktu yang sama).

– The staff was being punished because he came late. (Staff itu sedang dihukum karena dia datang telat).

5. Pola Simple Future Tense

Membuat kalimat pasif menggunakan simple future tense harus mengikuti pola subject + will be + verb-3. Jadi, to be yang digunakan berupa will be. Kalimat ini menunjukkan bahwa kegiatan dalam kalimat terjadi di masa depan. Contohnya:

– The material will be reviewed tomorrow. (Materinya ditinjau besok).

– The email will be sent next week. (Emailnya akan dikirim minggu depan).

– The report will be finished next month. (Laporannya akn selesai bulan depan).

6. Pola Present Perfect Tense

Pattern yang digunakan untuk passive voice dengan present perfect tense adalah subject + has/ have + been + verb-3. Penambahan been sebelum verb-3 bersifat wajib. Has digunakan untuk subjek singular, sementara have digunakan untuk subject plural. Contoh:

– The test has been submitted. (Ujiannya telah diserahkan).

– The wave has been ridden well by the surfers. (Gelombangnya telah dikendalikan dengan baik oleh peselancar).

– The bananas have been roasted like chicken. (Pisangnya telah dipanggang seperti ayam).

Baca Juga : Noun Phrase

Contoh Kalimat Passive Voice Beserta Artinya

Simple Present Tense

  • Religion class is taught by Mr. Hasan every Friday. (Kelas agama diajar oleh Pak Hasan setiap Jumat).
  • The red Ferrari is driven by the old man. (Ferrari merah dikendarai oleh pria tua).
  • My computer is fixed by my brother since he can do it. (Komputer saya diperbaiki oleh kakak saya karena dia bisa melakukannya).
  • My sister’s class is canceled because the teacher is absent. (Kelas kakakku dibatalkan karena gurunya tidak hadir).
  • The can is picked by someone on the street. (Kaleng itu diambil oleh seseorang di jalanan).

Present Continuous Tense

  • The speech is being prepared by one of the teacher. (Pidatonya sedang disiapkan oleh salah satu guru).
  • The seat is being sat by a cat. (Tempat duduknya sedang diduduki seekor kucing).
  • The car is being driven by our trusted driver. (Mobilnya sedang dikendarai oleh pramudi terpercaya kami).
  • The wall is being destroyed to build a new one. (Temboknya sedang dirobohkan untuk membangun yang baru).
  • My computer is being used by my brother. (Komputerku sedang digunakan oleh kakak laki-lakiku).

Simple Past Tense

  • That skirt was bought by my mother three years ago. (Rok itu dibeli oleh ibuku tiga tahun lalu).
  • That bike was ridden by my teacher yesterday. (Sepeda itu dikendarai oleh guruku kemarin).
  • The chair was moved by Rere to the corner of the class. (Kursi itu dipindahkan oleh Rere ke sudut kelas).
  • The meeting was led by the headmaster last week. (Rapat itu dipimpin oleh kepala sekolah minggu kemarin).
  • The warehouse was attacked by some unknown people two days ago. (Gudang itu diserang oleh beberapa orang tidak dikenal dua hari lalu).

Past Continuous Tense

  • The report was being typed by the member of the group. (Laporannya sedang diketik oleh anggota kelompok).
  • The homework was being done with the teacher. (Pekerjaan rumahnya sedang dikerjakan dengan guru).
  • The cafe was being built last month. (Kafenya sedang dibangun bulan lalu).
  • That medicine was being taken by my father. (Obat itu sedang diminum oleh ayah saya).
  • The toilet was being cleaned by the staff. (Toiletnya sedang dibersihkan oleh staff).

Simple Future Tense

  • The park will be visited by the mayor tomorrow. (Taman akan dikunjungi oleh walikota besok).
  • The area will be closed for a week. (Area akan ditutup selama seminggu).
  • The bed will be washed by a professional staff. (Kasur akan dicuci oleh staf profesional).
  • I believe the game will be won by our team. (Aku percaya bahwa permainannya akan dimenangkan oleh tim kita).
  • The event will be held in Rote Island. (Acara itu akan diadakan oleh Pulau Rote).

Present Perfect Tense

  • The store has been closed since a week ago. (Toko itu sudah ditutup sejak seminggu lalu).
  • The library has been visited by many people. (Perpustakaan itu sudah banyak dikunjungi).
  • The street has been flooded since two days ago. (Jalanan sudah dibanjiri sejak dua hari lalu).
  • The bikes have been sold. (Sepeda-sepedanya sudah dijual).
  • The computers have been used for years. (Komputer-komputernya sudah digunakan selama bertahun-tahun).

Baca Juga : Conjunction

Latihan Soal Passive Voice Beserta Jawabannya

Contoh soal 1: Complete the sentence with the right verb.

1. The letter is ___ by him. (write)

2. The bag has been ___ by someone. (buy)

3. The matches were ___ by our school. (win)

4. The bag will be ___ by her. (bring)

5. The car is ___ by my dad. (drive)

Jawaban:

1. Written

2. Bought

3. Won

4. Brought

5. Driven

Membuat passive voice dalam bentuk berbagai tenses sangat mudah. Kamu hanya perlu mengetahui bentuk verb-3 dari setiap verb dan menggabungkannya dengan to-be yang sesuai. Contoh kalimat dan contoh soal di atas bisa membantumu untuk berlatih tentang materi ini.

Ayo belajar juga Jenis-Jenis Text Bahasa Inggris :