Past Future Perfect Tense: Pengertian, Fungsi, Rumus, Contoh Kalimat

Past Future Perfect Tense Pengertian, Fungsi, Rumus, Contoh Kalimat

Kamu ingin berandai-andai tapi dalam bahasa Inggris agar terdengar keren? Bisa banget. Syaratnya cukup mudah, kamu hanya perlu memahami past future perfect tense agar dapat membuat kalimat pengandaian yang baik dan benar.

Jenis tense yang satu ini cukup sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, baik komunikasi lisan maupun tulisan. Buat kamu yang sudah penasaran, simak terus pembahasan di bawah ini tentang pengertian past future perfect, fungsi, rumus, hingga contoh kalimat dan soal beserta jawabannya.

Pengertian Past Future Perfect Tense

Apa itu past future perfect tense? Menurut pengertiannya, past future perfect adalah bentuk tense untuk mengekspresikan kejadian yang akan sudah berlangsung di masa lampau. Setiap kejadian yang akan selesai di suatu waktu di masa lampau bisa diungkapkan dengan jenis tense yang satu ini.

Kalimat past future perfect tense biasanya menggunakan perspektif masa lampau dan peristiwa yang terjadi berbeda dengan kenyataan. Oleh sebab itu, tense ini kerap dipakai untuk berandai-andai.  Misalnya pada kalimat James would have watched the movie that night, but he was too busy.

Ungkapan tersebut menunjukkan bahwa James sebenarnya akan menonton film malam itu. Namun karena terlalu sibuk, dia tidak bisa melaksanakan keinginan tersebut. Oleh karena itu menonton film hanya sekedar pengandaian yang tidak sesuai dengan kenyataan.

Selain itu, past future perfect juga bisa digunakan untuk mengekspresikan ide di masa lampau meskipun pada kenyataannya ide tersebut tidak dapat terlaksana.

Fungsi Past Future Perfect Tense

Setelah mengetahui pengertian past future perfect tense, kini saatnya untuk mengulas fungsinya. Secara umum, tense yang satu ini mempunyai sejumlah fungsi pokok. Berikut ini beberapa di antara fungsi past future perfect yang perlu kamu ketahui.

1. Kejadian Lampau

Kegunaan past future perfect tense yang pertama adalah untuk menyatakan peristiwa yang akan sudah terjadi di suatu titik waktu di masa lampau. Untuk mencapai fungsi ini, kamu bisa menggunakan modal auxiliary should. Misalnya I should have finished my paperwork last night.

2. Menunjukkan Dua aktivitas

Past future perfect juga berfungsi untuk mengekspresikan dua aktivitas di masa lalu. Dalam hal ini, aktivitas yang pertama akan selesai sebelum aktivitas yang lain terjadi. Agar terbentuk kalimat yang sempurna secara makna dan tata bahasa, gunakan penanda waktu seperti when atau before.

Contoh sederhana untuk kalimat ini adalah all students would have submitted the answer sheet before they left the room. Terdapat dua aktivitas dalam satu kalimat ini, yaitu submitted dan left di mana satu aktivitas terjadi sebelum yang lainnya.

3. Menyatakan Pengandaian

Fungsi past future perfect yang selanjutnya adalah untuk menunjukkan kalimat pengandaian, lebih spesifiknya conditional sentence type 3. Jika kamu pernah mempelajari conditional sentence, kamu bisa lebih mudah memahami fungsi yang satu ini.

Misalnya if Tom had invited Sandra to his wedding last week, she would have been giving her best gift. Dari kalimat ini dapat dijelaskan bahwa Sandra akan memberikan hadiah yang terbaik untuk pernikahan Tom. Kenyataannya, Sandra tidak diundang sehingga dia tidak memberikan hadiah tersebut.

Ciri-Ciri Kalimat Past Future Perfect Tense

Mengenal karakteristik past future perfect tense bisa membantu kamu memahami konsep kalimat yang menggunakan tense ini. Ada beberapa ciri khas yang dimiliki oleh past future perfect, antara lain:

1. Menggunakan auxiliary would / should have

Kalimat dengan tense jenis ini dapat diidentifikasi dari penggunaan would have atau should have yang menandakan masa lampau, masa depan, dan perfect.

2. Menggunakan past participle atau verb-3

Bentuk kata kerja yang digunakan pada kalimat past future perfect adalah bentuk ketiga yang menandakan bahwa aktivitas telah selesai.

3. Mempunyai makna pengandaian yang sering ditandai dengan penggunaan if

Past future perfect sering digunakan dalam kalimat pengandaian atau conditional. Ciri-cirinya adalah adanya kata if dalam kalimat tersebut.

4. Menggunakan time signal lampau

Ciri-ciri selanjutnya adalah penggunaan time signal atau penanda waktu yang merujuk pada masa lampau. Kamu bisa menggunakan adverb of time seperti yesterday, last week, last month, a day before atau apa pun yang menandakan masa lampau.

Baca Juga : Future Perfect Continuous Tense

Rumus Past Future Perfect Tense

Sudah tidak sabar untuk membuat kalimatmu sendiri? Tenang. Agar bisa membuat kalimat yang baik dan benar, kamu perlu mengetahui rumus past future perfect tense yang baku. Rumus yang digunakan berbeda untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif seperti di bawah ini.

Rumus Kalimat Positif

Rumus kalimat positif past future perfect terdiri dari subyek dan komponen yang menunjukkan past future (would/should) dan perfect (have) dengan susunan sebagai berikut.

Subyek + would / should + have + Verb-3

Contoh: They would have bought the chair.

Rumus Kalimat Negatif

Komponen penting yang wajib digunakan pada kalimat past future perfect tense negatif adalah not. Untuk peletakannya, kamu hanya perlu menyisipkan kata ini di antara would/should dan have. Kamu juga bisa menulisnya dengan wouldn’t / shouldn’t.

Subyek + would / should + not + have + Verb-3

Contoh: They would not have bought the chair

Rumus Kalimat Interogatif

Agar terbentuk kalimat tanya yang tepat, kamu perlu mengubah susunan komponen dengan would/should berada di depan kalimat seperti berikut.

Would / Should + subyek + have + Verb-3?

Contoh: Should they have bought the chair?

Pola Kalimat dari Past Future Perfect Tense

Pola yang dimiliki oleh kalimat past future perfect memang sedikit rumit karena merupakan kombinasi dari beberapa jenis tense. Tapi jika kamu mampu memahami pola kalimat tersebut, kamu tidak akan lagi kesulitan untuk mengidentifikasi maupun membuat ekspresi serupa.

Past future perfect tense terbentuk dari auxiliary verb would atau should yang merupakan indikator future namun dalam bentuk lampau. Keduanya berlaku untuk semua subyek. Auxiliary verb ini diikuti oleh have yang menunjukkan perfect atau menandakan bahwa aktivitas tersebut telah selesai.

Kalimat past future perfect juga memiliki pola yang sama yaitu menggunakan kata kerja bentuk ketiga atau past participle. Kata kerja ini dibentuk dengan menambahkan akhiran -d atau -ed untuk kata kerja reguler. Sedangkan bentuk ketiga dari kata kerja tidak reguler cenderung berubah-ubah.

Terkadang complement atau pelengkap digunakan untuk memberikan penekanan informasi. Salah satu pelengkap yang sering digunakan adalah keterangan waktu atau time signal. Karena berbentuk lampau, pakai indikator waktu yang menunjukkan masa lalu seperti last month atau yesterday.

Baca Juga : Past Future Tense

Adverb of Time Past Future Perfect Tense

Kata keterangan waktu atau adverb of time sering digunakan untuk melengkapi kalimat. Time signal past future perfect tense cukup beragam, namun yang paling sering dijumpai antara lain:

  • Yesterday
  • Last week
  • Last night
  • A day before
  • In Januari last year

Kamu bisa mengubah kata keterangan waktu sesuai kebutuhan, tapi pastikan penanda waktu tersebut merujuk ke masa lampau sehingga memenuhi syarat kalimat past future perfect tense.

Contoh Kalimat Past Future Perfect Tense Beserta Artinya

Agar lebih mudah memahami past future perfect, kamu perlu menyimak beberapa contoh kalimat yang telah dipersiapkan oleh Kelasedu. Berikut ini contoh kalimat past future perfect tense positif, negatif, dan interogatif beserta terjemahannya.

Contoh Kalimat Positif

  • He would have met the director last night.
    Dia akan telah menemui direktur tadi malam. 
  • If I had taken the opportunity, I would have flown to Bali.
    Jika aku mengambil kesempatan itu, aku sudah terbang ke Bali.
  • They should have accomplished the task yesterday.
    Mereka seharusnya sudah menyelesaikan tugas kemarin.

Contoh Kalimat Negatif

  • My mom wouldn’t have bought the cake if you had made it yourself.
    Ibuku tidak akan membeli kue jika kamu sudah membuatnya sendiri.
  • She shouldn’t have borrowed our car.
    Dia seharusnya tidak meminjam mobil kita.
  • If we had prepared the trip, we wouldn’t have missed everything.
    Jika kita mempersiapkan perjalanan ini, kita tidak akan kehilangan semuanya.

Contoh Kalimat Interogatif

  • Would she have finished the book if the publisher had called her?
    Apakah dia akan menyelesaikan bukunya jika penerbit meneleponnya?
  • Should she have read the notification?
    Apakah dia seharusnya membaca pemberitahuan?
  • Would they have eaten the pizza if they had won the game?
    Apakah mereka akan memakan pizza jika mereka memenangkan pertandingan?

Baca Juga : Past Future Continuous Tense

Contoh Soal Past Future Perfect Tense Beserta Jawabannya

Setelah menyimak contoh kalimat past future perfect tense dengan berbagai tipe, kini saatnya untuk mengasah kemampuan kamu dalam memahami materi ini. Kelasedu telah mempersiapkan beberapa contoh soal past future perfect tense yang bisa digunakan untuk latihan di rumah.

Fill in the blank with the correct answers by choosing a, b, c, d, or e!

1. Jeremy ……. (visit) if you had come home.

a. will visit
b. will be visiting
c. would have been visiting
d. would have visited
e. would visit

Answer: D

2. The manager …….. (make) an announcement related to the new rules.

a. would have made
b. would make
c. would have been making
d. made
e. makes

Answer: A

3. Dad: Why didn’t you pick me up last night?
Son: Sorry, dad. I ……. (pick) you up if I had known where you were.

a. should pick
b. would have picked
c. would have been picking
d. would pick
e. am going to pick

Answer: B

4. I ……. (not come) if you had been busy.

a. should come
b. must come
c. would not have come
d. would not come
e. would have come

Answer: C

5. Dora: I shouldn’t have …… this jacket if I had known it was made from animal skin.
Jerry: I feel sorry for you.

a. read
b. watched
c. finished
d. bought
e. asked

Answer: D

Past future perfect tense kerap digunakan untuk mengekspresikan pengandaian. Setelah mengetahui pengertian, ciri-ciri, rumus, hingga contoh kalimat dan soal, kamu pasti bisa menggunakannya dalam  bentuk percakapan maupun tulisan.