Spoof Text: Pengertian, Ciri-Ciri, Struktur, dan Contoh Text

Spoof Text

Pernahkah kamu membaca sebuah cerita yang isinya berupa cerita lucu dan bisa dihubungkan dengan kejadian sehari-hari? Cerita ini bisa disebut dengan spoof text. Teks ini biasanya diceritakan untuk menghibur pembacanya karena berisi tentang lelucon.

Teks berjenis spoof hampir bisa dibilang mirip dengan narrative text. Hanya saja, fokus dari teks spoof adalah untuk menyampaikan cerita lucu dan tidak selalu mengandung makna tersirat di dalamnya. Untuk lebih mengenal teks ini, berikut Kelasedu rangkum di bawah ini.

Pengertian Spoof Text

Apa itu spoof text? Spoof Text merupakan sebuah wacana yang panjang dan lebih dari satu paragraf. Isinya adalah cerita yang lucu dan mengandung berbagai plot twist di bagian akhir. Cerita ini bertujuan untuk menghibur pembacanya.

Nama lain dari teks ini adalah funny story, anecdote, atau humor. Isi cerita biasanya terdiri dari satu karakter atau lebih dan tidak selalu karakter manusia. Menceritakan teks spoof sama dengan narrative dan menggunakan simple past seakan-akan terjadi di masa lalu.

Fungsi Spoof Text

Ada dua fungsi utama Spoof Text yang harus kamu ketahui. Berikut fungsinya:

1. Menghibur pembaca

Tujuan utama dari spoof text adalah menghibur pembacanya. Cerita terdiri dari berbagai events yang akan mengantarkannya ke sebuah plot twist di bagian akhir. Namun, isinya adalah cerita jenaka yang membuat pembaca akan tertawa.

2. Menyampaikan komedi

Cerita berbentuk komedi bisa disampaikan di dalam sebuah spoof text. Hanya saja, cerita ini memiliki berbagai event pengantar terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam sebuah plot twist yang menarik di bagian akhir.

Ciri-Ciri Spoof Text

Spoof text seringkali menampilkan humor, penggunaan bahasa yang lucu, serta seringkali menyajikan cerita palsu atau parodi. Dalam pembahasan ini, kita akan menguraikan ciri-ciri khas dari spoof text.

1. Diawali dengan perkenalan dan setting

Perkenalan di dalam cerita spoof text wajib ditulis dengan jelas. Kamu perlu memasukkan beberapa jenis kata sifat yang menerangkan karakter atau suasana di dalam cerita tersebut. Setting juga harus jelas di mana dan kapan terjadinya cerita tersebut.

2. Menggunakan tenses di masa lalu

Salah satu ciri-ciri yang khas adalah penggunaan tensesnya. Tenses yang berlaku untuk jenis teks ini adalah simple past tense dan past continuous tense. Sebab, ceritanya tidak mengaitkan pencerita. Pencerita adalah orang ketiga yang menceritakan kembali.

3. Terdiri dari beberapa paragraf

Teks ini bisa terdiri dari beberapa paragraf yang terdiri dari orientation, events, dan twists. Bagian event bisa terdiri lebih dari satu paragraf. Sementara bagian twist merupakan bagian akhir cerita dan biasanya tidak memiliki kesimpulan.

Baca Juga : Explanation Text

Generic Structure Spoof Text

Dengan memahami struktur ini, pembaca dapat lebih mudah memahami bagaimana spoof text dibangun dan berfungsi. Kita akan membahas secara mendalam tentang generic structure spoof text.

1. Orientation

Bagian awal dari sebuah spoof text adalah orientation. Kamu perlu menuliskan beberapa hal untuk bagian ini, seperti pengenalan karakter, latar waktu dan tempat dari cerita, dan gambaran umum tentang cerita yang ingin kamu sampaikan.

Orientation di dalam cerita seharusnya tidak sampai lebih dari dua paragraf karena akan membuat cerita menjadi membosankan. Kamu hanya perlu menulisnya ke dalam satu hingga dua paragraf pendek yang mencakup semua hal yang harus ada di dalam orientasi cerita.

2. Event

Event adalah beberapa kejadian yang akan membangun isi cerita. Event di dalam spoof text bisa berisi tentang misconception atau tragic events yang akan membuat audiensnya merasa penasaran. Event juga harus disampaikan secara berurutan.

Penulisan event di dalam cerita harus rapi dan boleh terdiri dari satu event. Kemudian, penulis juga harus membuat event tidak membosankan hingga nantinya audiens akan membaca di bagian akhir. Paragraf event bisa lebih dari satu paragraf.

3. Twist

Bagian akhir dari cerita disebut dengan twist. Inilah yang membedakan antara teks spoof dan narrative yang biasa. Plot twist ini bisa dari satu hal atau lebih sehingga membuat pembaca tertawa dan terhibur karena tidak sesuai dengan dugaan mereka.

Kamu bisa menggunakan twist yang happy atau tragic. Meskipun kamu memilih ending yang tragis, biasanya audiens akan merasa puas dan cerita tetap dianggap lucu. Tragic ending sendiri bisa terjadi ke karakter utama atau pendukung ceritanya.

Jenis-Jenis Spoof Text

Jenis-Jenis Spoof Text mencakup variasi kreatif dalam teks yang menghibur. Setiap jenis spoof text memiliki ciri-ciri dan karakteristik unik yang membedakannya. Berikut berbagai jenis spoof text yang sering dijumpai.

1. Misconception twist

Jenis spoof text yang satu ini ditulis dengan narasi yang tujuannya membuat pendengar atau pembacanya salah paham dengan plot. Penulis memang sengaja membangun kesalahpahaman di bagian awal hingga tengah cerita.

MIsconception twist memang digunakan untuk menjebak audiens sehingga mereka akan terkejut dengan twist yang berada di akhir cerita. Jenis ini memang yang paling disukai oleh audiens karena mereka akan diajak untuk menebak-nebak di sepanjang narasinya.

2. Humorous twist

Twist di jenis teks ini menyediakan konsep humoris yang akan membuat audiens tertawa. Ending ini disebut juga happy ending karena tidak ada karakter yang tersakiti di cerita ini. Humorous twist sangat ringan untuk didengarkan.

3. Ironic twist

Teks spoof bisa saja berisi cerita yang ironic terlebih dahulu dan memiliki berbagai hal-hal tragis meskipun tidak terlalu kompleks. Twist di bagian akhirnya tetap menghibur dengan isi yang lucu dan jenaka. Di sisi lain, karakter dalam cerita belum tentu memiliki happy ending.

Baca Juga : Analytical Exposition

Kaidah Kebahasaan Spoof Text

Kaidah Kebahasaan Spoof Text merangkum aturan tata bahasa dan penggunaan bahasa yang khas dalam teks jenis ini. Pemahaman kaidah kebahasaan sangat penting untuk menghasilkan spoof text yang lucu dan efektif. Mari kita bahas lebih mendalam mengenai detail-detail penting tentang kaidah kebahasaan dalam spoof text.

1. Focus on the character

Di dalam spoof text, penulisnya akan fokus terhadap karakter yang ada di cerita dan biasanya berupa tokoh utama. Tokoh bisa berupa manusia, benda, atau hewan yang umumnya bisa berbicara. Cerita juga akan menyebutkannya secara jelas, kadang tanpa pronoun.

Contoh: The cat jumped on the dog while the dog was sleeping. The dog didn’t wake up at all because its eyes were too heavy to open.

2. Using simple past tense

Jenis tenses yang digunakan adalah simple past tense. Hal ini disebabkan bentuk spoof text yang mirip dengan jenis teks narrative. Jadi, kamu harus memahami dan menguasai simple past tense untuk bisa menulis jenis teks ini. Past tense menggunakan V2 dan did.

Contoh: Tiara tried to wake up her mother, but the woman didn’t wake up. The mother was so sleepy that Tiara cried and panicked.

3. Menggunakan berbagai action verbs

Action verbs merupakan kaidah kebahasaan yang tidak boleh tertinggal untuk menulis jenis teks ini. Action verbs hampir digunakan di dalam seluruh kalimat dan menggunakan jenis verb-2 untuk kalimat affirmative dan menggunakan didn’t + verb-1 untuk kalimat negatif.

Contoh: The monkey grew some banana trees in the forest even though he knew that the soil would not grow any.

4. Menggunakan adverb of past time

Berhubung bentuk teks spoof mirip dengan narrative, maka penulis biasanya akan mencantumkan berbagai jenis adverb of time agar pembaca bisa membayangkan settingan waktu yang terjadi di dalam cerita. Apa saja yang termasuk ke dalam adverb of time?

Contoh: once upon a time, a night before, early one morning, etc.

5. Menggunakan connectives

Di dalam bentuk teks ini juga umumnya terdapat connectives yang akan mengantarkan satu kalimat ke kalimat lainnya. Penggunaan connectives di dalam teks termasuk ke language features yang sebaiknya kamu gunakan ketika membuat cerita berbentuk spoof.

Contoh: and then, after a while, the next -, finally, etc.

Contoh Spoof Text

Setelah mempelajari berbagai hal mengenai Spoof Text, Apa kamu sudah memiliki gambaran mengenai Spoof Text ? Jika belum Kelasedu sudah menyiapkan beberapa contoh Spoof Text di bawah ini.

Contoh 1

The Boy Who Got 100

Once upon a time, there was a nine-year-old boy who came home excitedly. There were two pieces of paper on his hand. He was humming as approaching his mother. The mother was gardening that afternoon.

“You look so happy today, my darling. Do you have any good news?

“Yes, Mom. Today, I got 100 for the quiz.”

“Great!”

“Ms. Ann scolded me.”

“Why did she scold you?” the mother asked.

“Well, my math is fifty one and my English is forty nine. Isn’t it one hundred?”

The mother sighed. “You are not wrong, but you are wrong.”

Contoh 2

The Fresh Graduate

Alan got his first-time job ever after he graduated from a reputable university a year ago. Since it was hard to get a job, he decided to work part time in a restaurant near his place. It was his first day and the owner of the restaurant greeted him.

“Hi Alan, glad you come on time.”

“Sure, it is my first time to work. So I am excited. So what is my first task here?”

“It is mopping the floor.”

Alan was confused because he didn’t think he would do it. “But I graduated as a college student. So, I didn’t know–”

The owner of the restaurant cut him, “you don’t know? Let me show you how!” And he brought a mop.

Baca Juga : Hortatory Exposition

Contoh Soal Spoof Text Beserta Jawabannya

Birthday Surprise

It was just another day for Mary, nothing was special. She went to school by bike but her school mates were ignoring her all day. Usually, her bestie would drag her to the canteen together, but nobody stayed with her.

She felt lonely and wondered what kind of mistake she made before.

Thinking about her mistake, Mary was enjoying her time alone at the canteen at the break time. When she tried to talk to someone, someone just passed her like a wind. She was sad but she didn’t dare to ask why.

When she went home, some of her friends stopped her on the street. One of them brought a mini cake with a lit candle. Mary was very confused when they sang a happy birthday song, but she didn’t stop them either.

“Happy birthday, Mary!” they said.

Mary giggled. “No? It is not my birthday today. Who told you all, anyway?”

Latihan soal:

1. Who is the main character of the story?

a. Mary and her friends
b. Mary
c. Mary’s friends

2. What did the friends of Mary do to her that day?

a. They ignored Mary.
b. They told Mary to go home
c. They asked Mary to go to canteen together

3. Why did Mary giggle at the story?

a. She liked the cake.
b. She was happy.
c. It is not her birthday.

Jawaban:

  1. B
  2. A

Spoof text menjadi salah satu materi yang akan kamu dapatkan di sekolah. Meski tidak berbeda jauh dengan narrative text, jenis teks satu ini memiliki fungsi yang berbeda dengan jenis teks lain. Lihat contoh di atas dan mulailah membuat teks spoof sendiri.